Jumat, 02 Mei 2014

CSR SEBAGAI INVESTASI SOSIAL

Tanggung jawab sosial perusahaan atau yang lebih dikenal CSR (corporate social responsibility) dimengerti oleh beberapa kalangan sebagai kontribusi perusahaan pada masyarakat melampaui kewajiban dan tanggung jawab legal. Karena dipahami sebagai kontribusi, CSR diidentikkan dengan biaya dan tujuannya dilekatkan pada salah satu fungsi manajemen seperti pemasaran, komunikasi, maupun public relation. Pada beberapa tahun terakhir telah berkembang pemahaman yang lebih luas mengenai CSR. Seiring dengan berkembangnya wacana dan pemahaman perusahaan yang sering dirumuskan dalam terminologi triple bottom line, CSR tidak lagi diidentikkan dengan biaya. Konsep triple bottom line menegaskan bahwa orientasi perusahaan tidak hanya mencakup profit, tetapi juga 2 P lain yaitu planet dan people. Orientasi planet berarti perusahaan juga perlu memastikan keberlangsungan dan daya dukung lingkungan. Orientasi people berarti perusahaan mengupayakan kesejahteraan manusia didalam dan diluar perusahaan. Melalui pemahaman tersebut, CSR memiliki makna baru, tidak lagi sebagai biaya tetapi sebagai investasi. INVESTASI SOSIAL Beberapa waktu terakhir, mulai berkembang pemahaman CSR sebagai investasi sosial perusahaan yang memberikan dampak berkelanjutan pada komunitas. Investasi sosial dapat dirumuskan sebagai kontribusi atau tindakan perusahaan pada masyarakat/komunitas sehingga memampukan masyarakat/komunitas memenuhi kebutuhan/hak dasar serta memanfaatkan sumber daya dan peluang ekonomi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Agar investasi sosial dapat sungguh merupakan alat CSR yang efektif, maka beberapa hal dasar yang diperlukan adalah. 1.Kembangkan kebijakan dan praktek terbaik terkait dengan relasi perusahaan-masyarakat (develop best practices and policies relate to company-society relationship). Kebijakan dan praktek yang dimaksud adalah: a.Grievance mechanism b.Environmental and social impact management c.Local hiring and procurement d.Stakeholder engagement e.Conflict resolution mechanism 2.Kembangkan kemitraan dan kolaborasi (develop partnership and collaboration). Investasi sosial hanya dapat terlaksana apabila perusahaan mampu mengembangkan batu penjuru yang diperlukan yaitu kepercayaan (trust), saling menghormati (mutual trust), pembelajaran bersama (shared learning), dan rasa memiliki pada tingkat lokal (local ownership). Batu penjuru ini berkembang melalui proses kemitraan dan kolaborasi yang sejak awal kegiatan CSR dilaksanakan secara konsisten. 3.Kembangkan berdasar kompetensi inti dan keterkaitan bisnis (build based on core competencies and business links). Investasi sosial yang strategis dikembangkan atas dasar kompetensi inti dan keterkaitan bisnis perusahaan. Bila hal ini dilaksanakan, maka perusahaan dapat berkontribusi secara lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak pengganda pada asset non finansial. 4.Fokus pada inisiatif berdampak luas (focus to wide impact initiative). Studi pada 60 perusahaan internasional yang beroperasi di enam benua menyimpulkan “there is no correlation (and sometimes even an inverse correlation) between the amount of money a company spends on community projects and the quality of their relationship with the community” (Zandvliet & Anderson, 2009). Banyak pengalaman menunjukkan investasi sosial yang selektif, dirumuskan dengan baik, melibatkan pemangku kepentingan kunci, cenderung memberikan dampak lebih luas dan berkelanjutan. Investasi semacam ini dikembangkan sesuai dengan konteks, tidak ada satu intervensi yang berlaku untuk semua konteks. PRINSIP-PRINSIP INVESTASI SOSIAL Investasi sosial oleh perusahaan dapat dilaksanakan melalui beragam pendekatan, berbagai pendekatan yang dilaksanakan hanya akan menjadi efektif bila didasarkan pada prinsip-prinsip yang disebut dengan MASS, yaitu; 1.Measurable. Investasi sosial bukanlah “sumur tanpa dasar” dimana perusahaan mencurahkan sumber daya tanpa hasil yang terukur. Sebaliknya, investasi sosial adalah sebuah investasi dimana terdapat hasil yang dapat diukur atau setidaknya diobservasi. Pada umumnya hasil dari investasi sosial adalah perubahan yang positif dan bersifat permanen dari mereka yang menjadi penerima manfaat. Salah satu metode untuk mengukur investasi sosial adalah ROSI (return on social investment). 2. Aligned. Inisiatif investasi sosial bukanlah inisiatif yang terisolasi dengan inisiatif lain. Sebaliknya, investasi sosial perlu menjadi bagian dari inisiatif pembangunan lokal. Dengan demikian investasi sosial perlu dikembangkan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan kunci. 3. Sustainable. Investasi sosial yang berhasil ditandai dengan berkurangnya ketergantungan dan berkembangnya kemandirian masyarakat, berkembangnya kapasitas dan kompetensi organisasi dan kelembagaan lokal, serta langkah-langkah keluar yang efektif dari perusahaan (effective exit/phasing-out stratey). 4. Strategic. Investasi sosial tidak dapat memenuhi semua permintaan dari aktor lokal. Investasi sosial memfokuskan diri pada bentuk intervensi yang memiliki dampak pengganda (multiplier effect) luas, mengatasi masalah dasar, mengoptimalkan asset non finansial yang dimiliki masyarakat, dan terintegrasi dengan rencana bisnis serta kompetensi perusahaan. Investasi sosial adalah sebuah konsep yang juga merupakan kebijakan dan salah satu praktek CSR yang dapat memberikan ungkitan (leverage) pada kontribusi perusahaan. Investasi sosial juga merupakan alat bantu bagi perusahaan untuk memenuhi tiga tanggung jawab utama seperti yang dirumuskan dalam triple bottom lines. Disadari sepenuhnya bahwa penerapan investasi sosial bukan proses yang mudah terutama karena melibatkan perubahan mindset dari para pemangku kepentingan dan khususnya manajemen. Meski demikian, investasi sosial akan memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan yang mampu mengembangkannya.

Rabu, 09 Januari 2013

SAMPAH MEMBAWA BERKAH ATAU SENGSARA?

Sampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia atau hasil proses alam yang berbentuk padat. Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah apabila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai permasalahan, diantaranya estetika, kesehatan, dan potensibencana lingkungan.
Peningkatan jumlah penduduk, sosial ekonomi, dan teknologi akan mempengaruhi perilaku serta gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat. Perubahan tersebut akan berpengaruh pula pada volume, jenis, dan karakteristik sampah yang dihasilkan.
Pengaruh sampah terhadap kesehatan dapat dikelompokkan menjadi efek langsung dan tidak langsung, sebagai berikut : 1) Efek langsung; efek yang disebabkan karena kontak yang langsung dengan sampah tersebut. Misalnya sampah beracun, sampah yang korosif terhadap tubuh, karsinogenik, teratogenik, dan lain-lain. Selain itu ada pula sampah yang mengandung kuman patogen, sehingga dapat menimbulkan penyakit. Sampah ini dapat berasal dari sampah rumah tangga; 2) Efek tidak langsung; pengaruh tidak langsung ini dapat dirasakan masyarakat akibat proses pembusukan, pembakaran, dan pembuangan sampah. Dekomposisi sampah biasanya terjadi secara aerobik, dilanjutkan secara fakultatif, dan secara anaerobik apabila oksigen telah habis. Dekomposisi anaerobik akan menghasilkan lindi beserta gas. Di dalam lindi tersebut mengandung mikroba patogen, logam berat dan zat lainnya yang berbahaya. Selain itu efek tidak langsung lainnya dapat berupa penyakit bawaan vektor yang berkembang biak di dalam sampah. Sampah bila dibuang dan ditumpuk sembarangan dapat dipakai sarang lalat dan tikus sebai vektor.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup bahwa setiap orang menghasilkan sampah, rata-rata 0,8 kilogram per hari. Menurut data BPS (2011) Kabupaten Halmahera Timur jumlah penduduk di Kecamatan Maba sebanyak 10.003 jiwa sehingga berpotensi menghasilkan sampah sebanyak 8.002,4 kilogram perhari atau setara 2.921 ton per tahun. Kemudian untuk Kecamatan Kota Maba jumlah penduduk sebanyak 7.687 jiwa sehingga berpotensi menghasilkan sampah sebanyak 6.149,6 kilogram perhari atau setara 2.245 ton per tahun. Maka potensi sampah yang dihasilkan dari 2 Kecamatan yaitu Maba dan Kota Maba sebanyak 5.166 ton per tahun.
Potensi sampah tersebut saat ini belum terkelola secara baik karena belum tersediannya TPS atau TPS. Oleh karena itu PT Antam (Persero) Tbk UBP Nikel Maluku Utara melalui program corporate social responsibility (CSR) bidang kesehatan dan lingkungan akan mendukung pemerintah daerah dalam penyediaan sarana TPS/TPA meliputi penimbunan jalan masuk TPS/TPA dan penyediaan sarana angkutan sampah. Antam bersama perwakilan pemerintah dan elemen masyarakat di kecamatan Maba dan Kota sudah melakukan kegiatan studi banding sistem manajemen pengelolaan sampah melalui bank sampah mulai dari skala rumah tangga di dua lokasi yaitu ke Bank Sampah Gemah Ripah Yogyakarta (17-18 April 2012) dan Bank Sampah Malaka Sari di Jakarta Timur (19 – 20 April 2012).

Kegiatan ini diikuti oleh  4 orang perwakilan dari kecamatan Maba yaitu Stephanus Tongotongo - Camat Maba, Gerits Lasut dari FKP3B, Olden Maneke dari LP3M, dan Hermanto Rorano dari Aliansi. Serta 4 orang perwakilan dari Kecamatan Kota Maba yaitu Muhidin Ahad dari Staf Camat, Muh Nur Musa dari perwakilan mahasiswa, Kasman Mahmud dari tokoh masyarakat, dan Safrudin dari Garda Merah Putih.
Disamping itu perlunya peningkatan peran serta masyarakat terhadap pengelolaan sampah melalui; 1). meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah; 2). Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan persampahan; 3). meningkatnya peran serta masyarakat terhadap menjaga kesehatan lingkungan.
Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Pengelolaan sampah meliputi pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaur-ulangan, atau pembuangan dari material sampah. Material sampah yang dihasilkan dari kegiatan manusia harus dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan atau keindahan. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam. Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatanmasyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya. Upaya yang dapat ditempuh dalam tujuan pengelolaan sampah yitu ; 1). Mengubah sampah  menjadi  material yang memiliki nilai ekonomis; 2). Mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup.

Metode pengelolaan sampah berbeda beda tergantung banyak hal,diantaranya tipe zat sampah , tanah yg digunakan untuk mengolah dan ketersediaan area. Metode pengelolaan sampah secara garis besar ada 2 yaitu ;

1. Metode penghindaran dan pengurangan
Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk, atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah". Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai, memperbaiki barang yang rusak, mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakankembali seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik, mengurangi penggunaan barang sekali pakai contohnya kertas tissue, dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama .

2. Metode Daur-ulang
Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang. Ada beberapa cara daur ulang yaitu ; a). Pengolahan kembali secara fisik - Metode ini adalah aktifitas paling populer dari daur ulang, yaitumengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang,contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untukdigunakan kembali; b) Pengolahan biologis atau pengkomposan - Material sampah organik , seperti zat tanaman, sisa makanan atau kertas, bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk pengomposan. Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik atau memasak.

Oleh karena itu sampah bisa membawa berkah atau sengsara tergantung manusia dalam mengelola dan memanfaatkannya. Sampah yang dikelola secara baik akan bermanfaat dalam penghematan sumber daya alam, penghematan energi, penghematan lahan TPS/TPA dan terpeliharannya lingkungan asri, bersih, sehat, serta nyaman.

Rumah Sakit Antam Medika Pulo Gadung Siap Beroperasi

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Alwinsyah Lubis pada Selasa, 18 Desember 2012, meresmikan mulai beroperasinya Rumah Sakit Antam Medika (RSAM) yang berlokasi di Pulogadung, Jakarta Timur.
RSAM dimiliki oleh Yakespenantam, sebuah lembaga dana kesehatan bagi pensiunan Antam, dengan kepemilikan saham 99%. Sedangkan 1% saham lainnya dimiliki oleh Dana Pensiun Antam. Letak rumah sakit ini tidak jauh dari PT Logam Mulia, pabrik emas batangan Antam.
Alwin menjelaskan, tujuan pendirian RSAM adalah mengembangkan investasi Yakespenantam, sehingga ke depannya dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi para pensiunan dan pegawai Antam.
Selain melayani kepentingan pegawai dan pensiunan Antam beserta keluarganya, RSAM juga akan melayani pasien umum. Saat ini rumah sakit tersebut memiliki 107 tempat tidur (tipe C) dan rencananya akan ditingkatkan menjadi sekitar 200 tempat tidur (tipe B) pada tiga tahun mendatang.
Alwin menuturkan, biaya pembangunan RSAM mencapai Rp153 miliar. Pembangunan RSAM ini mempunyai keunggulan, yaitu menerapkan konsep “green building” yang merupakan percontohan (pilot project) pada pembangunan rumah sakit di Provinsi DKI Jakarta. Grand opening dan pengoperasian rumah sakit ini untuk umum diharapkan dapat dilakukan pada kuartal pertama 2013.
Alwin menambahkan, dengan kompetensi yang dimiliki oleh Tim Manajemen dan sumber daya manusia RSAM, serta kerja sama yang baik dengan mitra profesi medis dan berdasarkan potensi pasar yang ada, RSAM memiliki 3 layanan unggulan. Yakni Women and Children, Trauma Center, serta Occupational Health yang terintegrasi dengan Medical Check Up (MCU).
Layanan Trauma Center dan Occupational Health yang terintegrasi dengan MCU, merupakan layanan unggulan RSAM yang dibentuk untuk dapat melayani aspek kesehatan dan keselamatan kerja, bagi perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan industri di sekitar Jakarta Timur.
 
© Copyright 2008 your blog name . All rights reserved | your blog name is proudly powered by Blogger.com | Template by Template 4 u and Blogspot tutorial